Typus Abdominal

Demam tifoid atau typhoid fever atau typhus abdominalis adalah penyakit yang disebabkan oleh kuman Salmonella typhii. Salmonella typhii adalah kuman gram negatif berbentuk batang yang hidup, fakultatif anaerob. Demam tifoid ditularkan melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi Salmonella typhii. Saat S. typhii berkembang biak dan masuk ke dalam aliran darah. Tubuh akan bereaksi dan timbullah demam dan gejala lain seperti nyeri pada perut, nafsu makan menurun, sakit kepala dan lain-lain. Kadang dapat terlihat bintik kemerahan (Rose’s spot).

Pemeriksaan penunjang diagnostik yang dapat dilakukan adalah pemeriksaan darah (Widal) dan tinja. Komplikasi yang dapat ditimbulkan adalah pecahnya usus. Tata laksana yang dapat dilakukan meliputi istirahat total, pemberian obat penurunan panas dan antibiotik seperti Kloramfenikol, Ampisillin, dan Siprofloksasin. Saat ini, pencegahan untuk penyakit ini dapat dilakukan dengan vaksinasi.

Vaksinasi Tifus Abdominalis

Penyakit tifus abdominalis adalah penyakit yang ditularkan melalui makanan. Bibit penyakitnya yaitu Salmonella typhii menyebar dari orang ke orang melalui makanan para juru masaknya atau penjual makanan. Salah satu cara mencegah penyakit ini adalah dengan melakukan vaksinasi tifus, yang khusus mengantispasi penyakit tifus abdominalis yang disebabkan oleh Salmonella typhii

Dalam membuat vaksin untuk penyakit tifus abdominalis, para ahli mengambil komponen antigen dari bakteri Salmonella typhii. Salmonella typhii terdiri dari 3 struktur antigennya yaitu antigen O, antigen H dan antigen kapsul atau disebut dengan antigen Vi. Antigen Vi adalah suatu unsur polisakarida yang bertanggung jawab terhadap keganasan bakteri ini. Sayangnya pada Salmonella paratyphi A dan B, antigen Vi ini tidak ada, sehingga untuk kedua jenis kuman ini yang mengakibatkan tifus dengan tipe yang berbeda, vaksin ini belum bisa mencegahnya. Untunglah penyakit tifus yang disebabkan oleh kedua kuman paratipi tersebut adalah yang jarang dan kurang fatal dibandingkan yang disebabkan oleh Salmonella typhii.

Vaksin diperlukan karena penyakit tifus abdominalis tidak seperti penyakit cacar air atau hepatitis misalnya, tidak akan membentuk kekebalan baik yang sementara ataupun menetap setelah kita sembuh dari sakit. Meskipun level antibodi (anti-H, anti-O, dan anti-Vi) tinggi pada saat sakit tersebut.


=====================================

>>> Kapsul Herbal Tipes Untuk Mengobati Penyakit Tipes, Antibiotik, Meningkatkan Kekebalan Tubuh Sekaligus Meredakan Gejala-Gejala Yang Menyertainya, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyakit Typus and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *